Berikut Ragam Objek Wisata yang Menyerupai Lokasi Film Fiksi Sains

Berikut Ragam Objek Wisata yang Menyerupai Lokasi Film Fiksi Sains
Ilustrasi. (Poto: Kincir/Via)

Kepri, Forumpublik.com -- Film fiksi sains (Ilmiah) adalah ragam film yang menggunakan tema fiksi sains, yaitu spekulatif, penggambaran fenomena berbasis ilmu pengetahuan yang belum tentu diterima oleh ilmu pengetahuan saat itu, seperti bentuk kehidupan di luar bumi, dunia asing, persepsi ekstra-indrawi, dan perjalanan waktu, sering bersama dengan unsur futuristik seperti wahana, robot, cyborg, perjalanan ruang angkasa antarbintang atau teknologi lainnya.

Ilmu film fiksi sering juga digunakan untuk fokus pada politik atau masalah sosial, dan untuk mengeksplorasi isu-isu filosofis seperti kondisi manusia. Dalam banyak kasus, kiasan yang berasal dari fiksi ilmiah tertulis dapat digunakan oleh sineas yang mengabaikan atau tidak peduli dengan standar ilmiah yang masuk akal dan logika alur cerita yang ada dalam versi tertulisnya.

Melihat tempat dalam beberapa adegan film bergenre fiksi ilmiah atau science Fiction (sci-fi), tak jarang membuat para penikmat film ingin pergi ke sana.

Adegan-adegan epic seperti di planet, gunung pasir, kota, langit, dan gua yang nampak absurd ini ternyata bisa ditemukan di kehidupan nyata.

Mengutip Cnn, Sabtu (24/08/19), berikut adalah enam tempat seperti dalam beberapa film sci-fi yang bisa dikunjungi

1. Glowworm Caves, Selandia Baru

Glowworm caves (Istockphoto/CreativeMoments)

New Zealand merupakan salah satu negara dengan beberapa destinasi wisata alam yang indah. Salah satu tempat yang memiliki 'hawa' sebuah film sci-fi adalah Glowworm Caves.

Tempat ini merupakan gua yang berisi air. Namun yang membuat berbeda adalah cahaya-cahaya kecil nan terang mengitari langit-langit gua. Bintik cahaya berwarna biru, membuat gua ini terlihat seperti salah satu lokasi dalam film sci-fi.

2. Teufelsmauer, Jerman

Teufelsmauer. (Istockphoto/Iurii Buriak)

Teufelsmauer merupakan sebuah tembok batu yang mendapat julukan Devil's Wall atau Tembok Iblis. Tembok ini memiliki bentuk tak beraturan, dan konon tak pernah ada yang tahu kapan dan bagaimana proses pembuatan tembok ini.

Tembok ini membentang sepanjang 19 kilometer di atas padang pasir. Para penduduk percaya ada hal mistis pada tembok tersebut. Namun, tembok tersebut terbentuk karena keadaan alam, dan merupakan keindahan alam yang perlu dijaga.

3. Marble Caves, Chili

Marble cave. (Istockphoto/Nektarstock)

Marble Caves merupakan tebing batu berwarna biru keunguan yang terletak di tengah hamparan air laut berwarna tosca. Berbeda dengan tebing batu pada umumnya, Marble caves memiliki keunikan yang tak biasa.

4. Cave of the Crystals, Meksiko

Terlihat seperti lilin raksasa, kristal ini berada sedalam 300 meter di bawah permukaan bumi. Jika dilihat secara kasat mata, kristal terlihat seperti bongkahan es yang tinggi dan berantakan.

Suhu dalam gua ini cukup tidak manusiawi, bisa mencapai 58 derajat celcius. Setiap orang yang ingin masuk diharuskan memakai pakaian pelindung.

5. Mauna Kea, Hawaii

Hawaii tak melulu soal pantai, Hawaii juga memiliki sebuah puncak vulkanik pencakar langit yang berada pada ketinggian 4.000 meter di atas permukaan laut.

Puncak vulkanik dipenuhi oleh pasir berwarna coklat dan putih. Dari puncak vulkanik, terlihat pemandangan langit biru yang indah seperti dari dalam pesawat.

6. Zhangye Danxia National Geological National Park, China

Tumpukan gunung berwarna coklat di Zhangye Danxia National Geological National Park, China, ini mengingatkan kembali pada sebuah pemandangan di mars. Zhangye Danxia National Geological National Park ini juga menjadi tempat hiking idaman para pendaki.

Lihat juga:

(Bbs)
loading...

0 komentar:

Post a comment