Richard Pasaribu Minta Pemerintah, Pemulangan TKI Tegakkan Protokol Kesehatan

Richard Pasaribu Minta Pemerintah, Pemulangan TKI Tegakkan Protokol Kesehatan
Anggota DPD RI Perwakilan Kepri, Dr. Richard Pasaribu saat meninjau kembali proses pembangunan Rumah Sakit Khusus Virus Korona (Covid-19) di Pulau Galang, Senin (30/03/20). (Foto: JMP/Forumpublik.com)

Batam (Kepri) -- Forumpublik.com | Anggota DPD RI Perwakilan Kepri, Dr. Richard Pasaribu meminta semua Aparat Pemerintah yang terkait dengan kepulangan WNI dari luar negeri untuk menegakkan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya. 

Hal tersebut disampaikan pada saat meninjau kembali proses pembangunan Rumah Sakit Khusus Virus Korona (Covid-19) di Pulau Galang, Senin (30/03/20).

“Karena adanya kebijakan karantina di negara tempat saudara-saudari kita bekerja, banyak dari mereka pulang ke Indonesia melalui Batam, Tanjungbalai Karimun dan Tanjungpinang. Untuk antispasi penyebaran Corona, kita meminta semua Aparat Pemerintah yang terkait dengan kepulangan para saudara-saudari kita ini harus menegakkan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya” terang Richard.

Ditanya terkait molornya pengoperasian Rumah Sakit Khusus Virus Corona di Pulau Galang, Richard Pasaribu menyatakan karena berbagai kendala faktor pengiriman barang, termasuk material konstruksi, maka target penyelesaian bergeser menjadi tanggal 5 April 2020.

“Pada kunjungan kita yang pertama ke proyek tersebut, Pemerintah Pusat yang sebelumnya menargetkan tanggal 28 Maret 2020 akan beroperasi, namun karena kendala faktor pengiriman barang, termasuk material konstruksi, maka target penyelesaian bergeser menjadi tanggal 5 April 2020,” terang Richard.


“Dari pengamatan kami dan penjelasan pihak kontraktor di lapangan, pembangunan masih mencapai 92 %,” ujar Richard.

“Rumah Sakit di Galang diperuntukkan juga bagi saudara-saudari kita yang pulang dari luar negeri, apabila di antara mereka ada yang positif Corona,” Richard menambahkan.

Richard Pasaribu juga mengingatkan bahwa masyarakat umumlah yang menjadi garda terdepan penanggulangan penyebaran virus Corona.

“Kita sering menyebut bahwa garda terdepan penanggulangan wabah ini adalah para tenaga medis kita. Namun sesungguhnya, peran masyarakat sipil adalah ujung tombak, dalam memastikan surutnya dan terkelolanya potensi meluasnya virus ini,” Richard mejelaskan.

“Oleh karenanya, kita harus disiplin menjalankan anjuran-anjuran pencegahan yang telah disampaikan Pemerintah,” tutup. (JMP)

Lihat juga:
Disperindag Batam Tegaskan Isu Pasar Tutup 2 Pekan Tidak Benar
Amsakar: Seribu Lebih WNI Pulang dari Malaysia dan Singapura Melalui Batam
Penyemprotan Disinfektan, Polresta Tutup Akses Jalan Nagoya
Dishub: Bus Trans Batam Kurangi Jadwal Pelayanan
Walikota BatamTegaskan Tak Ada Perintah Liburkan Semua Pekerja
Pemko Batam Kembali Perpanjang Masa Belajar di Rumah

Editor: Tonang



loading...

0 komentar:

Post a comment