623 Orang Penyelenggaraan Pilkada Kepri 2020 akan Jalani Pemeriksaan Rapid Test

623 Orang Penyelenggaraan Pilkada Kepri 2020 akan Jalani Pemeriksaan Rapid Test
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang, Aswin Nasution. (Foto: Istimewa)

TANJUNGPINANG
(KEPRI) - Forumpublik.com |
Sebanyak 623 orang yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkada Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2020 di Kota Tanjungpinang akan menjalani pemeriksaan cepat dengan menggunakan rapid test.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang Aswin Nasution, mengatakan, pemeriksaan terhadap jajaran KPU Tanjungpinang dengan menggunakan rapid test merupakan perintah KPU RI.

"Kebijakan itu diberlakukan secara nasional untuk memastikan tidak ada petugas yang tertular Covid-19," ucap  Aswin di Rumah Sakit Raja Ahmad Thabib (RSUP Kepri), Selasa (7/720).

Seluruh anggota KPU Tanjungpinang menjalani pemeriksaan kesehatan dengan rapid test mulai Rabu-Jumat pekan ini di RSUP Kepri.

"Paling banyak yang diperiksa yakni 443 orang Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Mereka memulai melakukan pencocokan dan penelitihan data calon pemilih pada pertengahan bulan ini," papar Aswin lagi.

"Kami dan pihak RSUP Kepri sudah menandatangani nota kesepahaman terkait hal itu," katanya.

Baca juga: Isdianto Tinjau Kesiapan Panitia Penyelenggara Ujian Tulis Berbasis Komputer

Pihak rumah sakit juga menyanggupi akan mengambil swab dari petugas yang reaktif. Hasil pemeriksaan swab dengan metode PCR dapat diketahui dalam waktu cepat.

"Kata mereka dalam waktu sejam sudah diketahui hasil pemeriksaan swab dengan metode PCR," ucapnya.

Aswin menambahkan biaya rapid test untuk satu orang petugas Rp350.000, sesuai dengan anggaran yang dialokasikan KPU RI. Sementara untuk pemeriksaan swab dengan metode PCR dibiayai oleh pemerintah pusat.

"Awalnya kami khawatir karena biaya rapid test yang diumumkan RSUP Kepri untuk masyarakat sekitar Rp400.000/orang," tuturnya. (***)

Lihat juga:

Editor: Manto

loading...

0 komentar:

Post a comment