Disdik Tanjungpinang Himbau Siswa Baru Daftar di Sekolah Terdekat

Disdik Tanjungpinang Himbau Siswa Baru Daftar di Sekolah Terdekat
Ilustrasi. Anal didik sekolah. (Foto: Istimewa)

TANJUNGPINANG (KEPRI) - Forumpublik.com | Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mengingatkan seluruh siswa yang mau masuk SD dan SMP mendaftar di sekolah yang terdekat dengan kediaman.

Kepala Dinas Pendidikan Tanjungpinang Atmadinata, di Tanjungpinang, Kamis (2/720), mengatakan, sistem zonasi yang diterapkan dalam penerimaan siswa baru merupakan kebijakan yang ditetapkan pemerintah daerah untuk memudahkan siswa baru melaksanakan kegiatan belajar di sekolah.

"Kalau sekolah jauh dari rumah, tentu risiko juga besar seperti terlambat tiba di sekolah, dan risiko lainnya," katanya.

Atmadinata menegaskan siswa SD dan SMP dilarang menggunakan kendaraan bermotor. Jika kediaman siswa jauh dari sekolah, maka siswa tersebut terpaksa menggunakan kendaraan umum.

"Menggunakan kendaraan umum tentu berisiko bagi anak-anak terutama di masa pandemi COVID-19 ini. Karena itu, sebaiknya anak-anak bersekolah di sekolah yang dekat dengan rumahnya," ucapnya.

Baca juga: Tim Bersatu Lawan Covid-19 Kepri Batam: Siapa Saja Dapat Ajukan Surat untuk Masker Gratis

Atmadinata mengemukakan sampai sekarang masih banyak orang tua murid ingin memasukkan putra-putrinya ke sekolah yang jauh dari kediaman.

Alasannya, sekolah yang dipilih itu merupakan sekolah favorit.

Sampai sekarang persepsi yang salah masih muncul di tengah masyarakat.

Mereka ingin anak-anaknya ke sekolah favorit, padahal pemerintah tidak pernah menetapkan sekolah favorit. Itu persepsi yang salah, yang terbangun sejak dahulu," ucapnya.

Ia mengatakan penerimaan siswa baru sampai sekarang masih berjalan melalui sistem daring. Jumlah siswa baru yang diterima untuk tingkat SMP lebih dari 40 ribu orang.

Jumlah SMPN di Tanjungpinang sebanyak 16 sekolah, sementara SMP swasta hanya delapan. Sedangkan jumlah SD sebanyak 53 sekolah. (***)

Lihat juga:

Editor : Manto

loading...

0 komentar:

Post a comment