Pemprov Kepri Tambah Dua Orang Pansel untuk 16 Jabatan Eselon II

Endri Sanopaka Anggota Pansel penerima Jabatan Pimpinan Tinggi Pemprov Kepri. (Foto: Antara/Nikolas Panama)

TANJUNGPINANG
(KEPRI) - Forumpublik.com |
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) menambah dua orang anggota Panitia Seleksi (Pansel)16 jabatan Eselon II sesuai dengan peraturan Kementerian Dalam Negeri (Mendagri).

Anggota Pansel Penerimaan Jabatan Pimpinan Tinggi Pemprov Kepri, Endri Sanopaka, di Tanjungpinang, Selasa (30/6), mengatakan, jumlah anggota pansel awalnya lima orang, namun harus ditambah dua orang yang berperan sebagai pengawas.

Dua calon anggota pansel itu berasal dari akademi dan Badan Pemeriksaan Keuangan Pembangunan (BPKP).

"Sudah ada dua nama yang diusulkan kepada Kemendagri. Jejak rekam kandidat pansel ini masih didalami Kemendagri," ujarnya, yang juga Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Raja Haji Tanjungpinang.

Endri mengemukakan perhatian Kemendagri dalam Seleksi Penerimaan Jabatan Pimpinan Tinggi Pemprov Kepri cukup tinggi.

Hal itu disebabkan pemimpin Kepri masih berstatus sebagai pelaksana tugas gubernur, dan dalam waktu dekat menyelenggarakan pilkada.

Baca juga: PPS Lakukan Verifikasi Faktual Pendukung Calon Perseorangan Batam dan Anambas

Perhatian Kemendagri sebagai upaya mendorong proses penyeleksian yang transparan, serta terbebas dari intervensi dan praktik KKN.

Hampir setiap hari pihak Kemendagri berdiskusi dengan pansel. Diskusi itu sangat bermanfaat bagi pansel terutama dalam melaksanakan tugas selama dua bulan ini.

"Kalau ada hambatan atau kalau ada yang diragukan, kami langsung bertanya kepada Kemendagri. Tentu ini sangat membantu kami dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi dalam penyeleksian," tuturnya.

Endri mengatakan jumlah pelamar untuk proses penyeleksian kali ini mencapai 77 orang. Mereka lulus tes administrasi, dan selanjutnya mengikuti tes kesehatan.

"Akhir Juli 2020 sudah diumumkan yang berhak mendapatkan 16 jabatan Eselon II tersebut," katanya. (***)

Lihat juga:

Editor : Manto

loading...

0 komentar:

Post a comment