Perbaikan SMA 3 Tanjungpinang, Diknas Kepri Pastikan Akan Anggarkan Pada APBD 2021

Perbaikan SMA 3 Tanjungpinang, Diknas Kepri Pastikan Akan Anggarkan Pada APBD 2021
Petugas Damkar Tanjungpinang, saat memadamkan api di Gedung Komputer SMAN 3 Tanjungpinang, Kepri yang kebakaran, Senin (27/7/20). (Fotof: Masrun/hariankepri)

TANJUNGPINANG
(KEPRI) - Forumpublik.com |
Terkait dengan kerusakan dan kerugian yang dialami SMA Negeri 3 Tanjungpinang akibat kebakaran tiga ruang kelas pada Senin (27/7/20) kemarin, Dinas Pendidikan (Diknas) Provinsi Kepri memastikan akan segera menganggarkan perbaikan kerusakan dan kerugian akibat kebakaran di SMA Negeri 3 Tanjungpinang tersebut.

Untuk perbaikan kerusakan dan kerugian akibat kebakaran di SMA Negeri 3 Tanjungpinang dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah APBD Provinsi tahun 2021 mendatang.

"Pasalnya, kita tidak bisa menganggarkan di tahun ini, begitu juga pada APBD Perubahan tahun 2020 ini," ujar Kepala Diknas Dr. Muhd. Dali, MM.

Namun, lanjut Dali untuk tahun 2021 akan menjadi prioritas yang akan diajukan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri.

"Insyaallah di APBD tahun 2021 akan kita masukkan baik itu untuk pembangunan gedung beserta fasilitas yang hangus terbakar tersebut," ungkap Dali.

Baca juga: Sejumlah Pedagang Tidak Terapkan Protokol Kesehatan di Pasar Bintan Centre

Sebelumnya, Dali, mengatakan, Ruangan SMA Negeri 3 Tanjungpinang yang terletak di Jalan Sri Mulyo, Kelurahan Bukit Cermin, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang, yang dilalap si jago merah mengahanguskan sebanyak 40 unit komputer di laboratorium Komputer maupun peralatan lainnya yang ada di dalam gedung yang terbakar.

"Satu gedung dengan tiga ruangan hangus terbakar," ucap Dali.

Akibat kejadian ini kerugian sekolah ditaksir sekitar Rp 1 miliar.

Dugaan sementara akibat kebakaran dikarenakan oleh arus pendek.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammad Iqbal mengatakan, ada tiga ruangan yang terbakar terdiri dari ruang multimedia, ruang bimbingan konseling dan ruang musik.

“Dugaan sementara karena arus pendek ya. Di ruangan itu ada 40 unit komputer dan alat-alat musik,” ujar AKBP Iqbal.

AKBP Iqbal menyampaikan, untuk saat ini pihaknya masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta lokasi kejadian telah digaris polisi.

“Kita masih melakukan pendalaman apa penyebabnya,” ujar Kapolres Tanjungpinang.

Lihat juga:

Editor: Manto

loading...

0 komentar:

Post a comment