Semangat Paramedis Untuk Kesembuhan RD di RSUP Raja Ahmad Tabib

Semangat Paramedis Untuk Kesembuhan RD di RSU Raja Ahmad Tabib
RD (23) dinyatakan positif terkonfirmasi terpapar virus korona, yang sudah 37 hari menjalani perawatan di RSUP Raja Ahmad Tabib yang dinyatakan telah sembuh, Rabu (1/7/20), sore. (Foto: kominfo.kepriprov/Forumpublik.com)

TANJUNGPINANG
(KEPRI) - Forumpublik.com |
Sepanjang koridor Rumah Sakit Umum (RSUP) Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang, Rabu (1/7/20), sore dipenuhi para medis.

Tepuk tangan menggema, disusul seorang pria mengenakan ransel memegang setangkai bunga keluar dari salah satu rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kepulauan Riau itu.

Lelaki itu berinisial RD, 23 tahun. Dia sepertinya tidak menyangka mendapat sambutan seperti itu.

Petugas medis, bahkan pegawai yang menangani administrasi di rumah sakit terletak di Jalan WR Supratman KM 9 Tanjungpinang itu berbaris memanjang hingga ke pintu keluar.

RD, sudah 37 hari dia menjalani perawatan di RSUP Raja Ahmad Tabib.

Dia dirawat sejak 25 Mei 2020 setelah dinyatakan positif terkonfirmasi terpapar virus korona.

Baca juga: Gugus Tugas Covid-19 Kepri Himbau Warga untuk Gunakan Masker dan Jaga Jarak

Sore itu, dia terlihat sangat riang. Sembuh, dan mendapat kejutan.

Santi, dari Bagian Informasi dan Pemasaran RSUP Raja Ahmad Tabib menjelaskan, pelepasan pasien sembuh dari Covid-19 seperti itu adalah hal yang selalu mereka lakukan.

"Selalu. Bila di jam kerja, lengkap dengan manajemen. Tapi kalau di luar jam kerja, oleh tim medis di ruangan tempat pasien di rawat," terang Santi.

RSUP Raja Ahmad Tabib dia katakan selalu memberikan bunga dan cenderamata.

"Ini sebagai bentuk kebahagiaan. Sebagai ungkapan lega dari paramedis dan manajemen," ungkap Santi lagi.

Santi menyampaikan harapannya agar semua pasien yang kini dirawat di RSUP Raja Ahmad Tabib dapat disembuhkan.

Santi menjelaskan, saat ini di RSUP Raja Ahmad Tabib masih ada sejumlah pasien dirawat. Diantaranya bocah berusia 12 tahun yang sudah 60 hari dirawat. (***)

Lihat juga:

Editor : Manto

loading...

0 komentar:

Post a comment