Todongkan Pisau, Polisi Tembak Mati Satu Perampok Minimarket

Todongkan Pisau, Polisi  Tembak Mati Satu Perampok Minimarket
Garis polisi dipasang di sekitar minimarket Alfamart, Duren Sawit, Jakarta Timur yang distroni perampok, Kamis (16/4). (Foto: ANTARA/Andi Firdaus)

Jakarta - Forumpublik.com | Polisi terpaksa menembak mati satu dari empat pelaku perampokan minimarket di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, karena menodongkan pisau saat akan ditangkap, Kamis (16/4) dini hari.

“Ada satu yang kena tembak saat kepergok sama polisi,” kata Kepala Toko Alfamart Duren Sawit, Ryan, di Jakarta.

Minimarket yang berlokasi di Jalan Masjid Al Wustho itu disambangi komplotan perampok yang membobol rolling door dan pintu.

Ryan mengatakan pelaku membawa kabur uang tunai di brankas serta sejumlah produk dagangan.

“Yang hilang uang tunai di brankas isinya sekitar Rp50 jutaan sama beberapa slop rokok,” katanya.

Kapolsek Duren Sawit Kompol Agus Sumarno mengatakan, peristiwa ini terjadi pukul 03.00 WIB di minimarket Alfamart Jalan Al Wusto RT09 RW07 Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, di Jakarta.

"Perampok yang tewas bernama Yusuf Sudirman (14) warga Kelurahan Marga Sekampung, Lampung Timur, ungkap Agus.

Agus juga mengatakan peristiwa berawal saat petugas patroli curiga dengan keberadaan mobil Avanza hitam yang terparkir di depan Alfamart, sebab keadaan toko telah tutup.

Polisi pun berinisiatif meninjau toko, namun tiba-tiba pengendara Avanza hitam langsung menancap gas hingga nyaris menabrak petugas.

“Mobil tersebut di kendarai pelaku atas nama Andi yang sekarang berstatus sebagai buron,” katanya.

Pelaku Andi meninggalkan tiga rekannya yang masih beraksi menggasak sejumlah barang dagangan di dalam toko.

“Mereka masuk ke dalam toko menggunakan gunting kapal dan merusak engsel pintu toko,” katanya.

Saat polisi mengecek ke dalam toko, kata Agus, tiba-tiba muncul Yusuf dengan mengacungkan pisau bergagang kayu ke arah petugas.

Baca juga: Jokowi: Saat ini Momentum Rumuskan Standar Pendidikan Dasar dan Menengah

Polisi sempat memberi tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali agar Yusuf menyerahkan diri, namun tidak digubris.

“Ini adalah protokol keselamatan anggota saya, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur. Peluru kena di ketiak pelaku,” katanya.

Sementara dua rekan Yusuf masih berada di dalam toko yakni Ali Akbar (32) bersama Ali Rudini (45).

“Mereka menyerah dan berhasil kita tangkap, sedangkan Yusuf kita larikan ke rumah sakit, tapi sudah tewas,” katanya.

Akibat kejadian itu, pihak Alfamart dilaporkan mengalami kerugian hingga Rp150 juta akibat brankas berisi uang Rp40 juta berikut sejumlah barang dagangan dibawa kabur Andi dengan mobil Avanza hitam.

Saat ini petugas dari Polsek Duren Sawit telah memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk keperluan penyelidikan.

Lihat juga:
Kemenkes RI Keluarkan SE Tentang Penggunaan Bilik Disinfektan
Aliansi BEM Jakarta Bersuara: Kecewa, Kebijakan Anies yang Terlalu Terburu-Buru
Langkah Tepat Jokowi Hadapi Covid-19 Harus Diawasi di Lapangan
Menteri PANRB Minta ASN Tidak Mudik, Bantu Cegah Covid-19
'Covid-19' DPR Setujui Penundaan Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 jadi 2021

Sumber: (Antara)
Editor: Manto

loading...

0 komentar:

Post a comment