Community Care Karet Kuningan Ajak Masyarakat Peduli di Tengah Pandemi Covi-19

Community Care Karet Kuningan Ajak Masyarakat Peduli di Tengah Pandemi Covi-19
Community Care Karet Kuningan secara sukarela dari para pemuda karet kuningan dengan kegiatan berupa pembagian takjil dan sahur gratis untuk masyarakat yang sudah dimulai sejak awal Ramadhan, Kamis, (30/04/20). (Foto: Dio Satire/Forumpublik.com)

Jakarta - Forumpublik.com | Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Baznas Bazis DKI Jakarta, PMI DKI Jakarta dan Yayasan Aksi Cepat Tanggap menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pelaksanaan Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) di Ibukota DKI Jakarta, Rabu, (22/04/20).

KSBB Jakarta merupakan gerakan bantu sesama yang menyalurkan bantuan pangan selama masa pandemi COVID-19. Penerima manfaat program ini meliputi warga kurang mampu, anak-anak di panti asuhan dan pesantren, lansia di panti jompo dan panti sosial lainnya.

Tujuan dari pelaksanaan KSBB tersebut untuk meningkatkan ketahanan masyarakat khususnya masyarakat kurang mampu selama Ramadan.

Baca juga: Dua Bocah Positif Covid-19, Sebelumnya Sempat ke Boyolali dan Kendal

Ridlwan Juniawan, Koordinator Community Care Karet Kuningan (C2K2), menilai pelaksanaan KSBB memenuhi prinsip kemudahan dan kejelasan, serta tepat sasaran dan berorientasi pada masyarakat hingga kepatuhan dalam penerapan PSBB.

"KSBB yang diinisiasi oleh Pemprov DKI Jakarta saya rasa sudah tepat, sehingga perlu dimasifkan oleh seluruh masyarakat kota Jakarta," kata Ridlwan, Kamis, (30/04/20).

Lanjut Ridlwan, sebelumnya C2K2 telah bergerak secara sukarela dari para pemuda karet kuningan dengan kegiatan berupa pembagian takjil dan sahur gratis untuk masyarakat yang sudah dimulai sejak awal Ramadhan dan rencananya kegiatan ini akan berlangsung hingga ramadhan berakhir.

"Sejalan dengan konsep yang ditawarkan oleh Pemprov DKI Jakarta tentang kolaborasi sosial, Kegiatan ini semata-mata untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama dalam menghadapi dampak ekonomi dari Covid-19 khususnya di bulan ramadhan", tutup Ridlwan.

Lihat juga:

Penulis: Dio Satire
Editor: Tonang

loading...

0 komentar:

Post a comment