Warga RT.09 Dumai Kecewa, Pengelola Program Kotaku Susah Dihubungi 'Air Tak Jalan'

Warga RT.09 Dumai Kecewa, Pengelola Program Kotaku Susah Dihubungi 'Air Tak Jalan'
Program Kotaku Kelurahan. Ratu Sima, Kecamatan. Dumai Selatan. (Foto: DNST/Endy Castelo/Suherman/Forumpublik.com)

Dumai (Riau) - Forumpublik.com | Warga RT.09, Gang. Fajar Sari, Jalan. Siderejo, Kelurahan. Ratu Sima, Kecamatan. Dumai Selatan, kecewa berat, setelah di pasang Meteran Air dengan harga Rp.500.000,-/ per satu unit secara kredit, bahkan ada yang beli sendiri meteran nya seharga Rp.300.000,-.

Chairul selaku pengelola Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang di percayakan pada dirinya, merasa kecewa berat, semua warga telah memasang meteran namun hitungan hanya dua Minggu air berjalan langsung tidak bisa keluar airnya.

"Saya di datangin warga sekitar, terkait bagaimana masalah air ini, kenapa tidak hidup seperti biasanya," ucapnya, Sabtu (4/4/20).

Chairul menjelaskan air tidak bisa mengalir, di karenakan tidak sanggup naik melalui pompanya. Sebab air itu keluar sedikit sekali, kemungkinan dari sumber pengeboran ataukah mesin.

"Ketika dihubungi berkali-kali pihak Program Kotaku tak ada yang mengangkat via Hpnya, bahkan pihak BKM yang di percayakan selaku koordinator Subur tidak aktif via HPnya," beber Chairul dengan kesal.

Baca juga:
Pembabatan Hutan Bakau di Dumai, Terkesan Pembiaran dari Dinas Terkait
Kadisdikbud Dumai Tidak Bersedia Dijumpai Terkait Bangunan Sekolah Terlantar 2 Tahun

"Sementara di RT. 02, Rahman hadir di tempat pembangunan infrastruktur Kotaku. Ketika ada keluhan warga, dan saya selaku pengelola mesin program kotaku, tidak bisa berbuat apa-apa. Kita kembalikan saja kepada yang membangun proses ke Program Kotaku, karna tidak dilibatkan. Kemauan warga, pihak Program Kotaku segeralah merespon keluhan warga RT. 09 ini," harapnya.

Lebih lanjut Chairul menyampaikan bahwa harapan warga RT. 09, bila tidak ada perbaikan dan tanggung jawab pihak Program Kotaku, kami akan laporkan hal ini kepihak yang berwajib.

"Kekecewaan warga selalu di pertanyakan pada saya atas tidak hidupnya air tersebut. Bila tidak ada perbaikan mending tutup aja, saya selalu di kejar-kejar warga, dengan pertanyaan air hidup tak bisa mengalir," pungkasnya Chairul. (Endy Castello(DNST)/Suherman)

Lihat juga :

Editor: Tonang

loading...

0 komentar:

Post a comment