Kisruh DPC GANN Dumai, Perlunya akan Regulasi Intelektual Berbicara Pimpinan

SK DPD GANN Provinsi Riau Nomor: 020/SKep/DPD-GANN/III/2018 DPD GANN Provinsi Riau, tertanggal 27 Desember 2019, yang ditanda tangani oleh Ketua: Wandri Oriza Putra dan Sekretaris: Samuel Pasaribu, terkait "Pemecatan dan Penonaktifan Pengurus DPC GANN Dumai". (Foto: DNST/Endy Castelo/Suherman/Forumpublik.com)

Dumai (Riau) - Forumpublik.com | Berdasarkan SK DPD Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Provinsi Riau Nomor: 020/SKep/DPD-GANN/III/2018 DPD GANN Provinsi Riau, tertanggal 27 Desember 2019, yang ditanda tangani oleh Ketua: Wandri Oriza Putra dan Sekretaris: Samuel Pasaribu, terkait "Pemecatan dan Penonaktifan Pengurus DPC GANN Dumai", Ketua Plt M.Golan Lubis, menjadi kisruh dalam sistem kepengurusan DPC  GANN Dumai saat ini.

Golan Lubis menyampaikan, kunci utama regulasi keberhasilan suatu organisasi majunya seorang pimpinan atau Ketua, wajib memiliki sikap yang transparan, solidaritas, intelektual, kebersamaan dan jujur dalam bertindak untuk memutuskan langkah program selanjutnya, secara bijaksana tanpa harus angkuh maupun sombong, karna seorang Ketua terpilih karna adanya anggota tersebut.

"Menghargai pendapat setiap saran dari anggota-anggota yang utama menjadi modal dasar penting untuk seorang Ketua," ucapnya di jln. Sudirman kota Dumai, Sabtu (4/4/20).

"Secara kebersamaan kita selama ini,  kuncinya tetap setia mendampingi dan menemani tetap berkomitmen akan menjalankan serta memajukan roda-roda perputaran tujuan inti GANN atas dasar menjalankan aturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) GANN sesuai implementasi tujuan memberantas peredaran Narkoba, mensosialisasikan bahayanya Narkoba dan Narkotika yang di larang Pemerintah, agar generasi muda faham akan dampak bahaya dari narkoba," papar Golan Lubis.

Said Kapak selaku salah satu pengurus dari DPC GANN Dumai mengatakan, Golan Lubis seharus nya pantas mendapatkan apresiasi terbaik perjuangannnya mengemban atas tugas Regulasi kemajuan dan perkembangan tegaknya Bendera GANN hadir di kota Dumai.

"Tanggungjawab dan amanah tersebut terlihat jelas dilaksanakan beliau, yang menjadi seorang pimpinan yang di percayakan padanya," ucapnya.

"Karakteristik Golan Lubis sudah tak di ragukan lagi di daerah kota Dumai dari Jiwa kebersamaan, solidaritasnya terbangun dari disiplin, tegas, bijaksana, cekatan dan amanah yang bersinergi dalam menghargai keputusan hasil rapat maupun kegiatan demi kemajuan bersama DPC GANN Kota Dumai yang sesuai dengan AD/ART maupun Visi dan Misinya," beber Said Kapak.

Said Kapak mengungkapkan kekesalannya bahwa memilih sosok calon seorang Ketua, haruslah yang bijak, pintar dan mempunya intelektual yang cukup.

"Faham berorganisasi, jangan hanya nama saja yang di sandangnya selaku seorang Ketua, namun kegiatan di mulai, pidato saja masih belajar mengeja dan kaku, saat naik kepodium tak tau apa yang di maksud tujuan yang mau di sampaikan alias tak faham," ungkapnya dengan kesal.

"Membawakan Bendera GANN kota Dumai tetap berkibar tidaklah gampang, harus menjaga organisasi tetap solid dan hadir di tengah masyarakat kota Dumai," imbuhnya.

Hal senada, Rahim menjelaskan selaku Panitia Khusus (Pansus) yang di percayakan, mengatakan kini langkah-langkah yang akan di ambil menyikapi adanya Dualisme kepemimpinan DPC GANN kota Dumai langkah pasti.

"Siapa yang mutlak menjabat Ketua adalah, akan mengadakan Rapat Karakter dan Muscablub Internal atau secara tertutup dari kedua belah pihak," ucap Rahim.

"Bila tidak ada kepastian maka pihak Golan Lubis akan menyurati kembali DPD GANN Riau, harus hadir ke kota Dumai, berikut DPP GANN Pusat, untuk menyelesaikan segera masalah SK yang SAH sesuai AD/ART GANN sebenarnya," ungkapnya.


Salah satu pengurus Said Herman juga menyampaikan perlunya akan sikap tegas, agar roda organisasi tetap Eksistensi nya tampil membawa nama harum kota Dumai.

"ukungan terhadap Golan Lubis, semangkin banyak," ucap Herman

"Masyarakat yang mensupport, terutama Tujuh Pimpinan Anak Cabang (PAC) kota Dumai yang sudah terbentuk telah siap siaga menerima instruksi, arahan kapan berkumpul, tetap setia memberi dukungan murni untuk Golan Lubis," tegas Herman.

"Bagi orang yang pertama kali membawa amanah pembentukan DPC GANN Kota Dumai Golan Lubis, sangat di senangi karakternya, baik rekan organisasi maupun pejabat di kota Dumai,"
papar Herman.

"Anehnya, pemberitaan akan kisruhnya DPC GANN kota Dumai hampir di tenggarai ada oknum memanfaatkan situasi OPINI lewat Media Sosial, agar kisruh sharer berita secara sepihak tanpa konfirmasi berlanjut pada yang bersangkutan kota Dumai," ucap Said Herman dengan kesal.

Lebih lanjut Rahim selaku dari Pansus menyampaikan, dari tujuh belas (17) Kabupaten/kota di Provinsi Riau, hanya ada tiga (3) yang ikut organisasi GANN,
1. Kota Dumai yang Eksis,
2. Siak, dan
3. Kota Bengkalis.

Rahim juga membenarkan adanya dukungan dari tujuh (7) PAC se Kota Dumai siap menanti jawaban pasti hasil dari mengadakan Rapat Karakter, sebagai bentuk tanggung jawab pihak yang mengeluarkan Surat SK atau Mandat maupun penonaktifan dari salah satu nama yang di tunjuk.

"Maka, kedatangan pengurus dari DPD GANN RIAU dan DPP GANN Pusat, Sesuai SK Mandataris yang SAH atau melakukan pembatalan ulang, siapa yang pantas di tunjuk langsung namanya sebagai Ketua dan harus membekukan salah satu SK. Bila tidak hadir untuk mencari solusinya, maka masyarakat kota Dumai berharap bubarkan saja organisasi tersebut," pungkas Rahim sebagai Pansus. (DNST)Suherman/Endy Castello)

Lihat juga :
Warga Resah, Gedung Bangunan Sekolah 2 Tahun Tak Siap, Jadi Sarang Hantu
"Sangat Mengecewakan" Seharusnya Program KOTAKU Bermanfaat pada Masyarakat Dumai
"Program KOTAKU" Diduga Koorkot dan Askot Spekulasi Proses Data dan Laporan Palsu untuk BKPP
Askot Arispriadi Tuding Wartawan Minta Uang, akan Dilaporkan ke Polisi oleh Jurnalis Dumai
Terindikasi Mark Up Dana Alokasi "KOTAKU" di Dumai 21 Miliar Tiga Tahap
Tindak Tegas, Oknum Pengawas Lalai Tugas Terkait Program "KOTAKU" Dumai 21 Milyar

Editor: Tonang


loading...

0 komentar:

Post a comment