Pelabuhan Tikus di Jembatan 6 Barelang Milik AK, Titik Transit "Ekspedisi Siluman"

27 August 2026 | August 27, 2026 WIB Last Updated 2026-08-27T03:50:27Z
Pelabuhan Tikus di Jembatan 6 Barelang Milik AK, Titik Transit "Ekspedisi Siluman"
Aktivitas bongkar muat dugaan penyelundupan barang-barang dari truk ke kapal-kapal kayu di pelabuhan AK, di Jembatan 6, Barelang, Batam, Rabu (26/8/2026). (Foto: Dok. Istimewa)

Batam - Forumpublik.com | Pelabuhan tikus di kawasan Jembatan 6 Barelang yang diketahui milik AK, diduga kuat kembali berdenyut sebagai titik transit "ekspedisi siluman".

Modusnya klasik namun fatal, yakni menyelundupkan barang kepabeanan ke luar daerah untuk menghindari bea masuk dan pajak. Ujung-ujungnya, uang negara yang dirampok.

Sempat mati suri, aktivitas bongkar muat ilegal dari truk ke kapal-kapal kayu di pelabuhan AK ini kini perlahan kembali menggeliat.

Lokasi ini diduga digunakan untuk keluar masuk barang tanpa dokumen resmi.

Kebangkitan pelabuhan ini rupanya tak lepas dari sosok pria berinisial TS di balik layar yang kini memegang kendali.

Di dunia gelap perbatasan, nama TS bukan anak kemarin sore. Ia adalah "rahasia umum" sekaligus pemain kakap yang sebelumnya dikenal luas sebagai penguasa jalur distribusi rokok dan minuman keras (miras) ilegal di wilayah Riau.


Jaringannya menggurita, menjadikannya sang maestro pengendali jalur laut penyelundupan di teritor wilayahi Riau dan Kepulauan Riau.

Pantauan di lokasi menunjukkan adanya aktivitas pengangkutan barang dari mobil ke kapal kayu.

Barang yang diangkut diduga berupa barang jastip atau barang-barang paket yang dikemas bersama barang kebutuhan pokok atau sembako.

Seorang warga setempat mengungkapkan, aktivitas bongkar muat di lokasi tersebut diduga berlangsung hampir setiap malam.

Warga tersebut menyampaikan, praktik penyelundupan ini bongkar muatnya ada sebagian dari warga.

"Infonya hampir setiap malam mereka bongkar muat di Pelabuhan Pak Akau. Sebab buruh angkutnya sebagian dari warga sini," ujar warga yang meminta identitasnya tidak disebutkan, Rabu (26/8/2026).

Menurutnya, barang yang diturunkan dari truk umumnya berupa paket dan barang kebutuhan pokok.

"Barang-barang yang dibongkar dari mobil truk itu semacam barang paket dan barang sembako," tambahnya.


Publik: Kemana APH


Melihat hal ini, publik pertanyakan, ke mana aparat penegak hukum (APH) ?

Publik mendesak aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk segera memeriksa legalitas dan menindak aktivitas di tempat tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih terus berupaya mengkonfirmasi AK selaku pengelola pelabuhan dan menuntut ketegasan pihak Bea dan Cukai Batam.

Publik kini menanti, apakah aparat akan bertindak memberantas para penyelundup ini, atau justru kembali menutup mata.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pelabuhan Tikus di Jembatan 6 Barelang Milik AK, Titik Transit "Ekspedisi Siluman"

Trending Now