KPU Kepri: Permasalahan COVID-19 Salah Satu Tema Debat Kandidat Pilkada 2020

KPU Kepri: Permasalahan COVID-19 Salah Satu Tema Debat Kandidat Pilkada 2020
Ilustrasi. Debat Paslon Pilkada serentak 2020. (Foto: Wicaksono/Beritamedia)

TANJUNGPINANG (KEPRI) - Forumpublik.com | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menetapkan permasalahanVirus Corona (COVID-19) sebagai salah satu tema yang dibahas dalam debat kandidat Pasangan Calon (Paslon) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.

Anggota KPU Kepri, Arison, mengatakan bahwa untuk tema tentang COVID-19 wajib disajikan dalam debat kandidat Pilkada nantinya.

"Ini berlaku wajib untuk Pilkada lanjutan di tengah pandemi COVID-19. Tentu strategi Paslon dalam menangani permasalahan itu perlu didengar masyarakat," katanya, di Tanjungpinang, Jumat (9/10/2020).

Arison juga mengemukakan tema lainnya pada debat Paslon adalah berhubungan dengan perekonomian daerah dan birokrasi pemerintahan.

"Seluruh tema dalam debat kandidat sudah disampaikan kepada tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur melalui petugas penghubung," ujarnya.

Baca juga: Dinkes Catat, Puluhan Pasien di Tanjungpinang Sembuh dari COVID-19

Sementara terkait jadwal pelaksanaan debat, KPU Kepri telah meminta usulan dari masing-masing kandidat.

Namun dipastikan debat kandidat yang berlangsung tiga kali itu tidak dilaksanakan setiap hari.

Debat kandidat dapat berlangsung setiap dua pekan sekali atau tiga pekan sekali, namun tidak boleh melewati masa tenang.

"KPU Kepri menginginkan dimulai pada pekan pertama November 2020, kemudian dilanjutkan pekan ketiga November 2020, dan terakhir dilaksanakan pada awal Desember 2020," ujarnya.

KPU Kepri pun meminta usulan dari ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur sebelum memutuskan teknis debat kandidat dari tahap pertama hingga ketiga apakah seluruh pasangan calon dilibatkan.

"Bisa saja pada tahap awal debat hanya melibatkan cagub, kemudian tahap kedua cawagub, dan tahap ketiga pasangan calon dilibatkan. Senin pekan depan kami sudah harus mendapat jawaban dari masing-masing kandidat," tutup Arison. (***)

loading...

0 komentar:

Post a comment