Fraksi PAN DPRD Dumai Minta di Salurkan BLT dan Sembako Sesuai Data yang Kongkret

Fraksi PAN DPRD Dumai Minta di Salurkan BLT dan Sembako Sesuai Data yang Kongkret
Asrizal, Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Dumai. (Foto: DNST-Endy Castello/forumpublik.com)

Dumai (Riau) - Forumpublik.com | Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Dumai meminta kepada Pemerintah Kota Dumai agar Sembako dan Bantuan Lansung Tunai (BLT) di salurkan sesuai Data yang kongkret dan yang terbaru, Selasa (28/4/20).

Asrizal Ketua dari Fraksi PAN menyampaikan, meminta kepada Pemko Dumai agar adil dalam membagikan kepada seluruh warga masyarakat Dumai yang terdampak dari Virus Corona (Covid-19), tanpa adanya keterkecualian.

"Berdasarkan data kependudukan yang kita ketahui dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Dumai, penduduk kota Dumai lebih kurang 91.000 KK," beber Asrizal.

Asrizal juga meminta pihak Dinas Sosial wajib menyampaikan data yang include, sesuaikan pendataannya terlebih dahulu jangan ada yang Doble.

"Harus data terbaru, tidak menggunakan data yang lama. Segeralah disesuaikan lagi, apalagi dalam minggu ini akan di bagikan, jangan ada yang terlupakan baik dari profesi dan bidang kegiatan di kehidupan mereka sehari-hari masyarakat kota Dumai yang berdampak Covid-19 yang terhambat dari wabah ini," pintanya.

"Jadi, untuk dibagikan kepada seluruh warga masyrakat Dumai lebih kurang 70.000 KK, bagikan secara merata, karena kami merasakan apa yang di rasakan rakyat saat ini," tegas Asrizal.

Asrizal menjelaskan, data Kependudukan 70.000 KK bersumber dari 24.000 dana APBN dan seiring APBD Provinsi, 50.000 KK dari APBD Kota Dumai. Kemudian dikurangi dengan Instansi Vertikal, orang-orang yang mampu.

"Sehingga merata dapat di kota Dumai agar terdapat azas keadilan dalam masyarakat," ucap Asrizal.

Baca juga: DPRD Dumai Minta Langkah Hukum Terkait Pelanggaran Kunjungan ke Ruang Isolasi

Terkait akan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota Dumai, Asrizal kembali meminta agar terlebih dahulu Pemko mendistribusikan bantuan sosial sembako kepada masyarakat sebanyak 50.000 KK, yang dibebankan pada APBD Dumai, agar warga patuh dalam penerapan PSBB sesuai himbauan pemerintah.

"Antarkan kerumah-rumah yang perlu mendapat sembako-sembako, saudara-saudara kita yang tidak mampu," tegas Asrizal kembali.

"Dalam hal ini, kita meminta juga akan kejujuran warga yang mampu, yang tidak layak dibantu, janganlah diterima. Agar dapat didistribusikan kepada saudara kita yang lain, yang layak dibantu," ujar Asrizal.

"Kalau terkait akan bantuan BLT yang dari APBN dan APBD, yang sebesar Rp.600.000, hal ini didistribusikan dapat melalui rekening warga atau dapat diantar lansung, sebab ini tidak dapat diberi dalam bentuk sembako," papar Asrizal.

Terkait rasionalisasi anggaran pada masing-masing OPD di lingkungan Pemko Dumai untuk menanggulangi pandemi Virus Corona yang terjadi di Kota Dumai, yang totalnya sebanyak Rp.100 miliar, Asrizal juga menyampaikan Pemko Dumai belum ada memberikan laporan terhadap DPRD Dumai.

"100 miliar ini kita ketahui, tetapi hingga saat ini pihak dari Pemko belum ada melaporkan perincian distribusinya," terang Asrizal.
"Dalam waktu dekat ini, kita akan upayakan duduk bersama dengan Pemko Dumai, Walikota, Sekda, Sekretaris Gugus Tugas Depan, dengan stakeholder umumnya," tutup Asrizal. (Dnst-Endy Castello)

Lihat juga :

Editor: Tonang

0 comments:

Post a Comment