Baru Sehari Buka, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz 'Potensi Damai Meredup'

Manto
19 April 2026 | April 19, 2026 WIB Last Updated 2026-04-18T17:51:21Z
Baru Sehari Buka, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz 'Potensi Damai Meredup'
Ilustrasi. Pemandangan kapal-kapal yang menuju Selat Hormuz setelah gencatan senjata sementara selama dua minggu yang dicapai antara Amerika Serikat dan Iran. (Foto: Shady Alassar | Anadolu | Getty Images)

Jakarta - Forumpublik.com | Iran kembali menutup Selat Hormuz setelah sempat membuka jalur itu dan rombongan tanker sempat melintas, Sabtu (18/4/2026). Potensi kesepakatan damai pun meredup.

Padahal, sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengisyaratkan kesepakatan damai dapat diteken akhir pekan ini.

Penutupan lagi Selat Hormuz terjadi karena AS tetap memberlakukan blokade pada pelabuhan-pelabuhan Iran.

Komando gabungan militer Iran, Sabtu, menyatakan kendali atas Selat Hormuz kembali ke keadaan sebelumnya, yakni di bawah pengelolaan dan pengawasan ketat angkatan bersenjata, yakni kembali menutup Selat Hormuz setelah sempat dibuka sehari sebelumnya, pada Jumat (17/4/2026).

Penutupan kembali Selat Hormuz dilakukan Iran karena Amerika Serikat masih melakukan blokade do depan selat tersebut, dikutip dari AFP.


Teheran sebelumnya mengancam akan kembali menutup Selat Hormuz jika AS tetap memblokade pelabuhan-pelabuhan mereka.

Iran mengumumkan kembali membuka Selat Hormuz pada Jumat pekan lalu. Namun, AS masih tidak membuka blokadenya di depan selat tersebut.

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan pihaknya dengan tegas bakal menutup lagi Selat Hormuz jika AS masih terus memblokade seluruh pelabuhan Iran.

"Jika blokade ini terus berlanjut, Selat Hormuz tidak akan tetap terbuka," tulis Ghalibaf di X, melansir AFP, Sabtu (18/4/2026).

Sebelumnya, AS memblokade seluruh pelabuhan Iran. Pada Senin (13/4), AS memblokade laut Iran dengan menghentikan kapal-kapal dari dan ke pelabuhan Iran.


Pada Jumat (17/42026), Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengumumkan bahwa lalu lintas komersial dan perkapalan di Selat Hormuz akan dibuka secara penuh selama gencatan senjata berlangsung.

"Mengingat gencatan senjata di Lebanon, lalu lintas bagi semua kapal komersial di Selat Hormuz dinyatakan dibuka sepenuhnya selama waktu gencatan senjata yang tersisa," kata Araghchi melalui media sosial X.

Menlu Iran mengatakan bahwa jalur perkapalan yang dibuka adalah sesuai koordinasi sebagaimana diumumkan otoritas pelabuhan dan kemaritiman Republik Islam Iran.

Adapun dua kapal tanker yang beroperasi untuk Pertamina terdeteksi masih berada di wilayah Teluk Persia, menurut situs pelacak perjalanan kapal Vessel Finder hingga pekan lalu.

Kapal Pertamina Pride terdeteksi berada di lepas pantai Al Jubail, Arab Saudi; sementara Kapal Gamsunoro tercatat berada di lepas pantai Dubai, Uni Emirat Arab.

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Baru Sehari Buka, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz 'Potensi Damai Meredup'

Trending Now