Bikin Gaduh Relawan Jokowi, KNPI Desak Erick Thohir Pecat Arya Sinulingga

Bikin Gaduh Relawan Jokowi, KNPI Desak Erick Thohir  Pecat Arya Sinulingga
Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), M Choir Sarifudin. (Foto: Dio Satire/Forumpublik.com)

JAKARTA
- Forumpublik.com |
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) melihat bahwa kegaduhan relawan pendukung Jokowi saat ini karena disebabkan oleh seseorang yang dinilai tidak bisa mengakomodir beberapa kepentingan para relawan. Sosok itu adalah Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga.

"Setelah kami membaca situasi terkini, ternyata Arya adalah penyebab gaduhnya para relawan pendukung Jokowi. Arya harus bertanggungjawab," kata Ketua DPP KNPI, M Choir Sarifudin kepada wartawan, Minggu (16/8/20).

KNPI pun mendesak agar Menteri BUMN, Erick Thohir memecat Arya Sinulingga karena tidak mampu mengendalikan atau memfasilitasi relawan yang ada.

"Menteri Erick harus pecat Arya karena tidak mampu meredam kegaduhan di BUMN, hukumnya wajib pecat Arya," tegas aktivis yang kerap disapa Ucok ini.

Tidak hanya itu, Ucok juga melihat bahwa Arya adalah biang keladi perpecahan di kelompok relawan Jokowi.

Bahkan kami menduga Arya juga mencoba memecah belah KNPI. "Sosok Arya ini adalah benalu bagi BUMN dan pemerintahan Jokowi. Baru diangkat menjadi staf menteri, lagaknya sudah berasa pengambil keputusan, agar polemik ini tidak berkepanjangan Arya harus segera dipecat," tandas Ucok.


Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama meminta Erick Thohir segera memecat Arya Sinulingga secepatnya.

“KNPI minta Erick Tohir segera pecat Arya Sinulingga karena tidak mampu mengendalikan atau memfasilitasi relawan yang ada,” tegas Haris.

Politikus Partai Golkar ini juga akan menggelar aksi unjuk rasa di seluruh Indonesia, jika dalam waktu dekat Arya Sinulingga belum diberhentikan sebagai Staf Khusus Menteri BUMN dan Komisaris PT Inalum.

“KNPI di seluruh Indonesia akan bergerak dan melakukan unjuk rasa jika Arya belum diberhentikan dari jabatannya,” tegas Haris.

Lihat juga:

Penulis: Dio Satire
Editor: Manto

0 comments:

Post a Comment