Polres Metro Bekasi Fasilitasi Para Awak Media Ikut Rapid Test

Polres Metro Bekasi Fasilitasi Para Awak Media Ikut Rapid Test
Polres Metro Bekasi bersama Dinkes Bekasi, Jabar Lakukan Rapid Test pada awak media yang bertugas di wilayah Kabupaten Bekasi dan ruang lingkup Polres Metro Bekasi di Gedung Promoter Polres Metro Bekasi, pada Rabu (5/8/20). (Foto: Ruben. S/Forumpublik.com)

BEKASI
(JABAR) - Forumpublik.com |
Polres Metro Bekasi bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi, Jawa  Barat (Jabar) lakukan Rapid Test kepada awak media yang bertugas di wilayah Kabupaten Bekasi dan ruang lingkup Polres Metro Bekasi pada Rabu (5/8/20) di Gedung Promoter Polres Metro Bekasi.

Rapid test yang di laksanakan diwilayah Hukum Polres Metro Bekasi ini adalah untuk pencegahan penyebaran Corona Virus Deseases (Covid -19) dan juga kepedulian kepada Media mitra Polres Metro Bekasi.

Pada dasarnya awak media (wartawan) adalah salah satu kemitraan yang tidak dapat dipisahkan dengan petugas kepolisian dan selalu seiring sejalan dalam pekerjaan sehari - hari.

Sugiarto adalah salah satu dari awak media Aspirasi Publik yang mengikuti Rapid test ini, mengucapkan terima kasih kepada Jajaran Polres Metro Bekasi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi atas kepeduliannya kepada awak media yang bertugas diwilayah ruang lingkup Kab.Bekasi.

Polres Metro Bekasi Fasilitasi Para Awak Media Ikut Rapid Test
Salah satu awak media dari Forum Publik yang menikuti Rapid Test, IR. Ruben Silitonga.

Baca juga: Kapolres Metro Bekasi Pantau Pelayanan Polsek Tambun Pasca Dihentikan Pelayanan

AKBP YS. Muryono (Kabagops) Polres Metro Bekasi mengucapkan terima kasih kepada seluruh awak media yang sudah bekerja sama dengan baik dengan Kepolisian khususnya Polres Metro Bekasi.

"Kegiatan ini adalah sebagai bentuk kepedulian kepada awak media, karena dalam melaksanakan tugasnya pasti terkadang lupa untuk menjaga jarak disaat melakukan peliputan," papar Muryono.

Perwakilan dari Dinkes Kab. Bekasi Dr. Ah,"mad Nurfalah mengatakan hasil dari Rapid Test awak media sendiri dinyatakan seluruhnya non reaktif.

"Apabila ada awak media yang reaktif atau positif suspect akan dilakukan penjemputan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku, ucap Nurfalah.

Lihat juga:

Penulis: Ruben. S & @elon R
Editor: Tonang

loading...

0 komentar:

Post a comment