PKK Batam Harap Inovasi Teknologi Tepat Guna, Capai Tingkat Nasional

PKK Batam Harap Inovasi Teknologi Tepat Guna, Capai Tingkat Nasional
KetuaTP PKK Batam, Kepri Marlin Agustina Rudi saat membuka Lomba Inovasi TTG Tingkat Kota Batam Tahun 2021 di Kantor DSPM, Rabu (2/6/2021). (Foto: Istimewa)

BATAM (KEPRI) - Forumpublik.com | Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) Marlin Agustina Rudi secara resmi membuka Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kota Batam Tahun 2021 di Kantor Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM), Rabu (2/6/2021).

Marlin berharap, dari perlombaan ini akan muncul perwakilan Kota Batam yang akan mengikuti perlombaan TTG hingga tingkat nasional. 

"Dengan demikian dapat membanggakan daerah dan membawa manfaat bagi masyarakat," ucap Marlin yang juga sebagai Wakil Gubernur Kepri ini.

"Dari TTG Kota Batam lalu nanti tingkat Kepri, mudah-mudahan ada yang kita kirim ke nasional," imbuhnya.

Ia mengapresiasi munculnya inovasi karya anak Batam dalam TTG ini.

Menurutnya, Batam dan Indonesia pada umumnya memiliki banyak orang yang kreatif yang notabenenya kreativitasnya bermanfaat bagi masyarakat luas.

"Saya menyambut baik TTG ini dan semoga dapat menciptakan enterpreneur," ucap dia.

Baca juga: Pemprov Kepri Sewa Dua Resort Untuk Tempat Karantina Pasien COVID-19

Marlin menyadari di era digital ini, teknologi memainkan peranan penting dalam kehidupan. Dalam konteks ini, masyarakat dituntut untuk menyesuaikan diri.

"Kreativitas tadi mari kita pertahankan. Peluang era digital ini harus kita tangkap," katanya.

Sementara itu, Kepala DSPM Kota Batam Hasyimah mengatakan, TTG kembali lagi setelah sempat ditiadakan tahun 2020 lalu karena Pandemi COVID-19.

Adapun lomba inovasi TTG tahun 2021 ini diikuti oleh 20 peserta.

"5 kategori pelajar sedangkan 15 lainnya kategori umum dan mahasiswa. Adapun total hadiahnya mencapai 59 juta rupiah," ungkapnya.

Dalam praktiknya, kegiatan yang digelar di parkiran DSPM ini menerapkan protokol kesehatan COVID-19.


0 komentar:

Post a Comment