Gempa di Cianjur, Bantuan Perbaikan Rumah Senilai 50 Juta untuk Kerusakan Berat

Gempa di Cianjur, Bantuan Perbaikan Rumah Senilai 50 Juta untuk Kerusakan Berat
Warga berada di depan rumah yang rusak pasca gempa bumi Kampung Cibeureum Kaler, Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Selasa (22/11/2022). Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Cianjur hingga Senin (21/11/2022) pukul 20.00 WIB jumlah bangunan dan rumah rusak akibat gempa bumi mencapai 2.345 unit serta 13.784 orang mengungsi. (Foto: Istimewa)

CIANJUR (JABAR) - Forumpublik.com | Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi, di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat (Jabar), pada Selasa (22/11/2022).

Lokasi pertama yang ditinjau Presiden adalah jalan raya Cibeureum, penghubung wilayah Bogor-Cianjur di Kecamatan Cugenang yang sempat tertimbun longsor, namun kini telah dapat dilalui kendaraan.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengunjungi tenda pengungsian di Taman Prawatasari yang menjadi tempat tinggal sementara para warga yang terdampak gempa bumi.

Dalam keterangannya usai peninjauan, Kepala Negara menyampaikan ucapan duka cita atas musibah gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (21/11/2022) kemarin.

"Pertama-tama atas nama pribadi, atas nama pemerintah, saya ingin menyampaikan dukacita yang mendalam, belasungkawa atas terjadinya musibah gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat," ucap Presiden.

Baca juga: Polres Metro Bekasi Tangkap Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Presiden menegaskan bahwa ia telah menginstruksikan jajarannya untuk bekerja sama dalam membantu penanganan pascagempa bumi yang terjadi di Kabupaten Cianjur. Mulai dari pembukaan akses yang terkena longsor hingga evakuasi dan penyelamatan korban-korban yang masih tertimbun longsor.

"Akses jalan yang kemarin tertimbun, tadi pagi sudah bisa dibuka, alhamdulillah. Dan ini nanti akan dilanjutkan dengan kecepatan dalam penanganan terutama penyelamatan evakuasi untuk yang masih tertimbun," ungkapnya.

Selain itu, Presiden juga memastikan bahwa pemerintah akan memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya terdampak gempa bumi.

"Bantuan tersebut terdiri atas Rp50 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan berat, Rp25 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan sedang, dan Rp10 juta untuk rumah yang mengalami kerusakan ringan," kata Jokowi.

"Tetapi yang paling penting adalah pembangunan rumah-rumah yang terkena gempa bumi ini diwajibkan untuk memakai standar-standar bangunan yang anti gempa oleh Menteri PUPR. Karena tadi disampaikan oleh BMKG bahwa gempa ini adalah gempa 20 tahunan, sehingga pembangunan rumahnya kita arahkan untuk rumah yang anti gempa," ujar Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut adalah Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Bupati Cianjur Herman Suherman.

Lihat juga:
Satgas BLBI Sita Aset Obligor Eks Bank Asia Pacific
Polsek Cikarang Timur Siapkan 5000 Vaksin Booster untuk Masyarakat
Rizal Ramli Hadiri Pengukuhan Pengurus DPD IWO Indonesia Bekasi
PT Cikarang Nusantara dan Polres Metro Bekasi Vaksin Booster Bersama Karyawan
Pelaku Pembunuh Iska Gadis Cantik di Cikarang Berhasil Dibekuk Polisi

Penulis: Dio S
Editor: Rianto


0 komentar:

Post a Comment