Update Covid-19, Selayar Sulsel Belum Ditemukan Adanya Penderita Positif Corona

Update Covid-19, Selayar Sulsel Belum Ditemukan Adanya Penderita Positif Corona
Kadis Kesehatan dr. H. Husaini, M Kes, melaporkan tentang sebaran kasus Covid-19 di ruang Media Centre, Kantor BPBD, Jalan Muh. Krg Bonto, Kelurahan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. (Foto: Puang Imran/Forumpublik.com)

Kepulauan Selayar
(Sulsel) - Forumpublik.com |
Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, merilis data terbaru kasus virus corona yang ada di Kepulauan Selayar per hari Kamis (16/4/20) pagi sekitar pukul 10:00 Wita.

Jurubicara Tim Percepatan Penanganan Covid-19, yang juga Kadis Kesehatan dr. H. Husaini, M Kes, melaporkan tentang sebaran kasus Covid-19, berlangsung diruang Media Centre, Kantor BPBD, Jalan Muh. Krg Bonto, Kelurahan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar. Kamis, (16/4/2020),

Berdasarkan data terbaru tersebut, Edukasi dan Isolasi Mandiri (EIM) serta Orang Tanpa Gejala (OTG) berada diangka 1468 jiwa.

"Alhamdulillah hingga hari ini, belum ditemukan adanya warga Selayar yang terjangkit positif Covid - 19," kata Juru Bicara Tim Percepatan Penanganan virus Covid - 19, dr. H. Husaini, M Kes.

"Adapun yang masuk proses isolasi mandiri, selama 14 hari berada diangka 846 orang, dan selesai isolasi berada pada angka 622 orang," paparnya.

Sementara yang masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) tetap diangka 64 dengan rincian proses pemantauan Selama 14 hari sebanyak 35 orang dan selesai pemantauan dan dinyatakan sehat selama 14 hari juga diangka 29 orang.

"Juga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada 2 kasus dan masih proses pengawasan, 1 orang sudah pulang karena sudah sehat dan 1 orang masih dalam perawatan," jelas Kadis Kesehatan dr. H. Husaini, M Kes.

Baca juga :
"Update Kasus Covid-19" Selayar Sulsel Makin Banyak Pendatang Dari Zona Merah

Kadis Kesehatan juga sampaikan bahwa di Sulawesi Selatan ada 13 Kabupaten Kota yang sudah terjangkit dan 3 Kabupaten kota masuk transmisi lokal atau kategori zona merah.

"Olehnya itu, untuk Kabupaten Kepulauan Selayar, tentunya sudah menjadi ancaman bagi kita dengan mendasari interaksi masyarakat kita di zona merah juga terus berlanjut," ungkapnya.

Dilaporkan bahwa masyarakat Kepulauan Selayar, yang datang dari Zona merah, sudah tercatat 124 orang.

"Tentunya ini sangat beresiko, karena dapat menjadi penyebar virus Covid - 19, di Kepulauan Selayar,"  imbuh Husaini.

Untuk upaya pencegahan harus terus digalakkan dan ditingkatkan. Masyarakat juga harus patuh untuk tidak bepergian di daerah Zona merah. Masyarakat kita harus patuh dan disiplin untuk mengisolasi diri selama 14 hari setelah melakukan perjalanan dari daerah zona merah.

Lihat juga :

Penulis: Puang Imran
Editor: Tonang

loading...

0 komentar:

Post a comment