Serap 7.900 Pekerja, BP Batam Sebut Ada 25 Perusahaan Baru

Serap 7.900 Pekerja, BP Batam Sebut Ada 25 Perusahaan Baru
Gedung Kantor BP Batam. (Photo: Dok Forumpublik.com)

Batam (Kepri) -- Forumpublik.com | Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dendi Gustinandar, menyebutkan realisasi investasi sepanjang tahun 2019 mengalami peningkatan 10 persen dibanding 2018.

Pada 2019, realisasi investasi tercatat 359 juta dolar Amerika. Sementara tahun sebelumnya tercatat 326 juta dolar Amerika.

”Angka tersebut berasal dari 108 perusahaan yang menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak lebih dari 15 ribu karyawan,” kata Dendi, Kamis (30/1) di Gedung Marketing Center BP Batam.

Dia menyebutkan, total realisasi investasi tersebut terdiri dari nilai investasi baru sebesar 229 juta dolar Amerika di 83 perusahaan. Nilai investasi baru ini menyerap 7.000 lebih tenaga kerja.

Sementara perluasan investasi nilainya 130 juta dolar Amerika.

”Investasi baru ini berasal dari 25 perusahaan dan menyerap lebih dari 7.900 tenaga kerja.

Dari perkembangan realisasi investasi baru berdasarkan negara tahun 2019, ada 12 negara yang berinvestasi di Batam, yakni Australia, Tiongkok, Jerman, Hongkong, India, Indonesia, Malaysia, Singapura, Taiwan, UEA, United Kingdom, British Virgin Islands.

”Singapura menyumbang 81 juta dolar Amerika dan Tiongkok menyumbang 30,2 juta dolar Amerika,” sebut Dendi.

Jumlah perusahaan terbanyak berasal dari Indonesia dan Singapura yang totalnya 25 perusahaan. Total dari investasi baru berdasarkan negara ini berjumlah lebih dari 229 juta dolar Amerika yang menyerap 7.689 orang tenaga kerja domestik.

Baca juga:

Dendi mengungkapkan, BP Batam akan senantiasa mengawal realisasi investasi dan perluasan di Batam.

”BP Batam mengharapkan akan lebih banyak penanaman modal asing (PMA) baru yang masuk ke Batam dan menciptakan lapangan kerja,” katanya.

Untuk 2020, target investasi yang dibebankan ke BP Batam sebesar 900 juta dolar Amerika.

Lihat juga:

Sumber: Batam Pos/Leo
Editor: Tonang

loading...

0 komentar:

Post a comment