Kenaikan Harga Sembako, Gubernur Kepri Pastikan Cek Penyebabnya

Kenaikan Harga Sembako, Gubernur Kepri Pastikan Cek Penyebabnya
Gubernur Kepri Isdianto, memastikan akan segera mengecek penyebab terjadinya kenaikan harga bahan pokok atau sembako yang terjadi saat ini, Senin (28/12/2020). (Foto: Istimewa)

TANJUNGPINANG (KEPRI) - Forumpublik.com | Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memastikan akan segera mengecek penyebab terjadinya kenaikan harga bahan pokok atau sembako yang terjadi saat ini.

Pasalnya, menjelang akhir tahun ini sejumlah masyarakat mengeluhkan kenaikan harga sembako khususnya cabe dan bawang.

"Keluhan masyarakat tersebut sudah sampai di kita dan akan kita cek apa penyebab kenaikannya," ujar Isdianto, di Tanjungpinang, Kepri, Senin (28/12/2020).

Dikatakan Isdianto jika memang kenaikan harga sembako ini dikarenakan adanya oknum tidak bertanggung jawab yang berupaya ingin menimbun pasokan sembako, maka ia tidak segan segan untuk mengambil tindakan tegas untuk memberikan efek jera kepada pelaku.

"Kalau nanti dilapangan petugas saya mendapatkan ada oknum yang berusaha menimbun bahan sembako dengan tujuan untuk mengambil keuntungan semata," ungkap Isdianto.

"Saya tidak main-main akan berikan tindakan tegas berupa sanksi salah satunya akan mencabut izin usaha dan kalau ada unsur pidananya kita pidanakan," tegas Isdianto.

Baca juga: BPS Kepri Catat Ekspor November Capai US$1.144,74 Juta

Tak hanya itu, Isdianto juga meminta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepri Burhanuddin untuk menindak lanjut keluhan masyarakat dengan mencari penyebab dan solusi terkait kenaikan harga yang terjadi di masyarakat saat ini

"Kita sudah kordinasi dengan pak Burhanudin (Kadisperindag) untuk segera turun kelapangan dan mencari solusi permasalahan ini," tegas Isdianto lagi.

Sementara itu, Isdianto juga memastikan ketersediaan sembako di Provinsi Kepri hingga saat ini masih dalam kondisi aman.

"Baik itu di kota Batam dan Tanjungpinang hingga Anambas dan Natuna dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak usah khawatir," tegas Isdianto kembali.

Lihat juga:
Rencana Vaksinasi Nasional, Batam Dapat Jatah Vaksin 500 ribu Hingga 600 ribu
Satgas Catat Pasien COVID-19 Sembuh di Tanjungpinang Bertambah 17 orang
Pembahasan Ranperda RZWP3K, DPRD Kepri Minta Masyarakat Dilibatkan
KPU Kepri Prediksi Partisipasi Pemilih Lebih 67 Persen dari Yang Terdata dalam DPT
KPU Kepri Ingatkan Jajarannya Taat Aturan, Tidak Terpengaruh Politik Paslon
Lima Daerah di Kepri Tidak Dapat Gunakan Sistem Rekapitulasi Pilkada

Editor: Manto

loading...

0 komentar:

Post a comment